| Keterangan |
: Ada sebuah surat yang tidak pernah ditulis namun selalu terbaca. Surat itu tidak tersimpan dalam amplop atau dalam laci meja, melainkan tersimpan dalam hati seorang anak yang tumbuh di bawah naungan cinta seorang ibu yang luar biasa. Surat itu ditulis bukan dengan tinta, melainkan dengan air mata, keringat, dan doa-doa yang dipanjatkan di sepertiga malam yang sunyi. Dan surat itu dibaca bukan dengan mata, melainkan dengan seluruh keberadaan seorang anak yang mewarisi setiap kata, setiap nasihat, dan setiap pelajaran yang terkandung di dalamnya. |